![]() |
| sumber: GSM Arena |
Sebagai pengguna Redmi Note 10 Pro, apakah kalian pernah merasa kalau smartphone ini boros baterai? Apabila iya, persis seperti itulah yang saya rasakan ketika menggunakan Smartphone ini untuk pertama kali.
Di hari pertama menggunakan smartphone ini, kurang lebih saya harus mengisi daya sampai dua kali. Tentu muncul sebuah pertanyaan besar karena Redmi Note 10 Pro memiliki kapasitas baterai 5020 mAh, ukuran yang tergolong besar di tahun 2021 ini.
Tenang saja, artikel ini tidak akan menyarankan kalian untuk menyalakan Ultra Battery Saver Mode atau mengubah ke 60 Hz.
Namun setelah menggunakannya selama kurang lebih 1 bulan, akhirnya saya bisa menemukan beberapa tips yang mungkin bisa berguna untuk kalian yang mengalami problem yang sama.
Cara Menghemat Baterai Redmi Note 10 Pro
1. Gunakan WiFi
Ini yang pertama kali saya sadari. Selama hari pertama, saya menggunakan Mobile Data untuk koneksi internet. Selain menyebabkan panas yang kurang diinginkan, menggunakan Mobile Data bisa menguras baterai Redmi Note 10 Pro lebih cepat daripada biasanya. Jadi, coba gunakan WiFi.
PRO TIP: Jika kalian tidak memiliki layanan WiFi di rumah, saat ini ada produk MiFi yang bisa kalian beli di Online Market Place. Alat ini adalah modem yang memancarkan WiFi dari Kartu SIM yang kita miliki. Jadi Smartphone kalian hanya perlu menangkap sinyal WiFi yang dipancarkan modem tersebut.
2. Background Process
Masih di hari yang sama ketika membeli Redmi Note 10 Pro, saya langsung melakukan update software ke MIUI 12.5.1. Ternyata inilah yang mengakibatkan penggunaan baterai saya berkurang drastis. Walaupun MIUI sebenarnya sudah sangat baik menangani ini, tapi kadang borosnya baterai karena background process. Jadi, coba lihat aplikasi apa saja yang kalian miliki, dan pastikan aplikasi itu tidak sedang melakukan pekerjaan dibalik layar (misal update, download data, upload, dll.)
3. Menonaktifkan AoD (Always on Display)
Dihadirkannya layar Super AMOLED di Redmi Note 10 Pro memungkinkan adanya fitur AoD alias Always on Display. Tapi entah MIUI yang belum bisa mengoptimasi fitur ini, atau ada kelemahan hardware lainnya, fitur AoD bisa menguras baterai dengan cukup signifikan. Selain itu, saya pribadi memang tidak menggunakan AoD karena keterbatasan hanya 10 detik, jadi sepertinya kurang puas kalaupun fitur ini dinyalakan.
BACA JUGA: Cara Tampilkan FPS Layar Redmi Note 10 Pro
4. Sleep Setting
Pada posisi default, Redmi Note 10 Pro memiliki waktu 1 menit sebelum akhirnya akan mematikan layar secara otomatis apabila tidak ada aktifitas yang dilakukan. Ini disebut sebagai sleep setting. Sangat sepele kelihatannya, tapi justru memiliki peran yang cukup besar dalam menguras baterai. Atur ke 30 detik, atau bahkan 15 detik untuk menghemat daya lebih besar.
Untuk mengaturnya pergi ke Setting -> Always-on Display & Lock Screen -> Sleep dan pilih waktu yang diinginkan.
PRO TIP: Sebenarnya sleep setting kita secara otomatis diubah ke 15 detik saat Battery Saver aktif. Jadi 15 detik bukanlah waktu yang terlalu singkat untuk standby sebuah layar perangkat.
5. Jangan Pikirkan Baterai
Mungkin kalian bertanya, apa maksudnya? Tapi percayalah, poin ini adalah yang paling berfungsi atas diri saya. Semakin kita melihat berapa presentasi baterai yang ada di Perangkat kita, semakin kita merasa daya baterai kita cepat habis. Tapi, semakin kita tidak melihat angka itu, semakin awet rasanya.
Masih belum percaya? Coba lakukan ini:
Charge perangkat kalian sampai 100% di pagi hari. Setelah itu gunakan Redmi Note 10 Pro kita tanpa melihat berapa sisa baterai yang kita miliki. Saat sudah saatnya menyalakan Battery Saver ya nyalakan saja. Tapi sisanya, gunakan normal. Rasakan sendiri bedanya.
