Trending

Review Pixel Experience Android 12 di Redmi Note 10 Pro

Pixel Experience di Redmi Note 10 Pro

Android, SukaUlik.com -
Sudah lebih dari satu bulan semenjak saya menggunakan Pixel Experience ROM di Rdmi Note 10 Pro sebagai Daily Driver. Dan ini adalah Review Pixel Experience Android 12 di Redmi Note 10 Pro.

Sebagai catatan, saya akan menceritakan pengalaman saya sedetail-detailnya, jadi tulisan ini mungkin akan dianggap panjang oleh beberapa orang. Tapi karena saya juga merasakan bagaimana dilemanya ingin berpindah ke Custom ROM dan butuh feedback, saya rasa akan ada orang yang membaca tulisan ini sampai habis.

Jadi, gunakan waktu kalian, mungkin saya akan menambahkan versi audio di kemudian hari, supaya kalian bisa menyimak sambil mendengarkan saya berbicara.

Alasan Menggunakan Custom ROM

Saya sudah pernah menceritakan alasan saya dengan panjang lebar di artikel berjudul Alasan Saya Memasang Custom ROM di Redmi Note 10 Pro yang bisa kalian baca di blog ini juga.

Singkatnya karena saya membutuhkan perangkat pintar ini untuk Video Call dengan frekuensi yang cukup rutin. Dan ada bug yang timbul di perangkat saya, sehingga terkadang kamera tidak bisa digunakan dengan semestinya.

Saya sudah coba beberapa hal, termasuk update versi kamera, dll. tapi hasilnya tetap nihil. Jadi setelah melewati gundah gulana, saya memutuskan untuk berpindah menggunakan Custom ROM.

Jadi bukan karena MIUI yang jelek, tapi menurut saya ini bug yang tidak bisa dimaafkan, khusus dalam keadaan saya.

Menemukan Pixel Experience

Setelah ada kejadian itu, saya secara tidak sengaja melihat adanya Pixel Experience ROM di YouTube. Waktu itu saya melihat video dari Technolobe yang berjudul Pixel Experience ROM on Redmi Note 10 Pro! 💯

Mulai sejak itu saya mencoba mempelajari lebih dalam mengenai Pixel Experience ini. Saya tonton beberapa review, dan memang kebanyakan waktu itu hanya dalam bahasa inggris.

Saya ingat betul belum ada blog berbahasa Indonesia yang membahas tentang Pixel Experience di Redmi Note 10 Pro, atau mungkin saya yang kurang mencari di forum-forum diskusi.

Yang paling membuat saya tertarik adalah tampilan Stock Android, karena Pixel Experience dibangun dari AOSP (Android Open Souce Project). Tampilannya sangat bersih dan ringan, ditambah Android 12 yang waktu itu baru pertama kali keluar.

Saya juga tidak melihat ada yang melaporkan Bug dalam ROM ini. Tapi sebenarnya ini bisa berbahaya, karena mereka yang melakukan Review adalah mereka yang sudah ahli di bidang ini, sedangkan saya baru belajar.

Singkat cerita, saya akhirnya melakukan Unlock Boot Loader, menunggu 7 hari prosesnya, dan memasang Pixel Experience di Redmi Note 10 Pro. Bagaimana rasanya?

Impresi Pertama

Saat pertama kali menggunakan ROM ini, saya sangat-sangat puas. Saya sempat menuliskan hal itu di artikel berjudul Impresi Awal Pixel Experience di Redmi Note 10 Pro. Tampilan Google Pixel yang selama ini saya lihat di video Review dapat langsung saya rasakan dengan perangkat saya sendiri.

Tidak ada bloatware yang diinstall bersama dengan ROM ini. Tidak ada iklan di aplikasi-aplikasi bawaan. Tidak ada masalah sama sekali, dalam penggunaan saya selama satu minggu pertama.

Dan yang terpenting, semua fitur Smartphone saya dapat berfungsi optimal, termasuk kamera yang menjadi alasan utama saya berpindah ke Custom ROM Pixel Experience.

Memang butuh penyesuaian karena jika kalian menggunakan MIUI pasti merasakan UI yang sangat mudah dijangkau. Tapi karena ini Stock Android, jadi saya perlu sedikti penyesuaian. Tidak lama proses ini, saya ingat hanya dalam 3-4 hari, saya sudah bisa menggunakan smartphone ini dengan sebagaimana mestinya.

Semuanya berjalan seperti semestinya dalam waktu-waktu awal itu. Dan memang saya akui, saya sangat puas dengan semua yang dilakukan developer Pixel Experience sehingga semua orang mendapat kesempatan memiliki Pixel Experience atau Pengalaman menggunakan Google Pixel dalam smartphone mereka.


Review Pixel Experience

Oke, sekarang kita mulai masuk ke bagian yang paling menyenangkan, yaitu Review saya selama menggunakan Pixel Experience Android 12 di Redmi Note 10 Pro. Review ini sangat subjektif jadi sangat bisa berbeda dengan pengalaman yang orang lain rasakan.

User Experience

Saya merasa hal ini harus saya tulis di awal, karena memang inilah yang kita inginkan. Smartphone dengan spek tinggi tidak selalu menawarkan user experience yang baik, begitu juga sebaliknya.

Redmi Note 10 Pro dibalut dengan Pixel Experience manghasilkan User Experience yang luar biasa. Semuanya berjalan smooth flawlessly. Tidak ada kendala atau bug yang berarti selama saya menggunakan ROM ini.

Tidak adanya iklan dalam smartphone juga meningkatkan User Experience.

Selain itu, karena ini Android Stock, aplikasi Google seperti Google Assistant, Find my Device, Android One, Google Photos, dll bisa kalian gunakan dengan sempurna, tanpa kendala.

Saya merasakan betapa nyamannya menggunakan ekosistem Google dalam hal ini, walaupun saya menikmatinya dengan cara yang berbeda.

User Experience memang sulit digambarkan dengan kata-kata, tapi saya harap dengan menuliskan bagian ini, saya bisa menceritakan betapa nikmatnya menggunakan Pixel Experience di Redmi Note 10 Pro.

UI (User Interface)

Menurut saya, ini adalah ROM dengan User Interface terbaik yang pernah saya gunakan. Dengan menggunakan AOSP, Pixel Experience memiliki UI yang clean, mudah dijangkau (Accessible), dan tanpa lag.

Ditambah dengan hadirnya Material You dalam Android 12 menjadikan Pixel Experience memiliki User Interface yang nyaman digunakan.

Dibutuhkan waktu bagi kalian yang baru pertama kali menggunakan UI ini, tapi seperti yang saya sebutkan sebelumnya, tidak terlalu banyak waktu yang dibutuhkan.

Dan karena saya penikmat Stock UI, saya merasakan Pixel Experience sangat cocok dengan yang saya inginkan. Tapi, mungkin jika kalian suka kustomisasi, ROM ini tidak cocok untuk kalian.

Tidak ada banyak pilihan kustomisasi yang disediakan, setidaknya di versi Vanilla yang saya install. Nanti ketika versi Plus diluncurkan, saya mungkin akan menjajalnya lagi.

Jadi, kesimpulannya soal UI, Pixel Experience Clean! Saya sangat suka dan sangat puas.

Performa

Redmi Note 10 Pro pada dasarnya adalah smartphone Mid-Range dengan Chipset Mid-Range pula. Tapi Snapdragon 732G bukannya chipset yang kencang. Pixel Experience tidak menghalangi kemampuan chipset Redmi Note 10 Pro dalam hal performa.

Saya bukan penikmat game di Smartphone, jadi mungkin saya tidak bisa memberikan pengalaman saya bermain game berat di smartphone dan ROM ini.

Tapi jika kalian menggunakan smartphone normal, maksudnya sosial media, produktifitas, dan game-game ringan, saya bisa pastikan Pixel Experience berjalan lancar.

Entah apa yang dilakukan oleh Google terkait hal ini, tapi saya merasakan Pixel Experience lebih smooth dan lancar daripada optimisasi MIUI. Padahal kita tau kalau MIUI punya Battery dan RAM Management yang gila-gilaan.

Tapi Pixel Experience dengan stock Androidnya bisa memberikan performa yang mantap juga, tanpa perlu memangkas RAM dengan ekstrim.

Jadi, kesimpulannya di bagian Performa, selama kalian pengguna smartphone ringan, Pixel Experience bisa menjadi pilihan yang cocok.

Suhu

Menurut saya Pixel Experience menghasilkan suhu panas yang sedikit lebih tinggi daripada MIUI. Mungkin itulah yang dilakukannya supaya mendapatkan performa yang baik.

Suhu yang paling tinggi saya rasakan ketika melakukan charging dari 0-50%. Setelah diatas itu, suhunya turun dan kembali normal. 

Dalam penggunaan sehari-hari, suhu tinggi ketika kita berselancar internet menggunakan Mobile Data, wajar karena di semua ROM termasuk MIUI itulah yang terjadi. Tapi jika kalian menggunakan jaringan WiFi, suhu panas itu tidak terlihat.

Menurut saya, tidak ada masalah dalam hal temperatur atau suhu Redmi Note 10 Pro selama kalian mengerti cara menggunakannya dan tahu kapan harus beristirahat.

Baterai

Soal baterai, Pixel Experience memiliki baterai yang sedikit lebih irit dibanding MIUI. Saya tidak bisa menyertakan grafik baterai dalam postingan ini, 

Sebagai gambaran, saya bisa menggunakan Redmi Note 10 Pro dalam MIUI selama kurang lebih 20 jam sampai harus charge ulang.

Tapi dalam Pixel Experience, saya bisa memperpanjang sedikit menjadi 24 jam sampai harus mengisi ulang Smartphone ini.

Dan karena Redmi Note 10 Pro mendukung Rapid Charge 33 Watt yang berjalan lancar di Pixel Experience, isu baterai tidak menjadi masalah untuk saya pribadi.

Saat ada heavy workload seperti bermain game juga sepertinya tidak terlalu boros baterai. Tergantung bagaimana kalian menggunakan smartphone kalian, baterai seharusnya bisa diatasi.

Jadi Baterai, tidak ada masalah, bahkan lebih baik daripada yang saya rasakan ketika di MIUI. 

Layar

Saat dalam settingan default bawaan pabrik Pixel Experience, layar Super AMOLED di Redmi Note 10 Pro tidak dapat menampilkan warna yang saturated atau vibrant. Jadi kalian harus sedikit mengaturnya. Ini memakan waktu sekitar 2 menit, dan layar kalian akan berfungsi normal kembali.

Pixel Density di ROM ini sangat baik, tidak ada gambar yang terlalu pixelated atau berbayang.

Kemampuan streaming HDR 10+ di YouTube juga berjalan lancar seperti biasanya. Tidak ada masalah terkait hal ini.

Walaupun tidak ada pengaturan khusus sunlight mode, maximum brightness Pixel Exprience bisa diandalkan untuk digunakan saat siang hari. Karena layar AMOLED juga pasti mendukung hal ini.

Dan si sisi sebaliknya, saat di ruangan terlalu gelap ada fitur Extra Dim yang memungkinkan layar lebih gelap daripada biasanya, sehingga kita nyaman menggunakannya di ruangan gelap, misalnya di kamar sebelum tidur.

Kamera

Sayangnya kamera bawaan Pixel Experience tidak cocok dijadikan aplikasi Daily Driver. Aplikasinya terlalu tua dan butuh banyak sekali perubahan. Jadi saya memutuskan untuk tidak menggunakan aplikasi kamera bawaan.

Saya menggantinya dengan GCam atau Google Camera. Dengan ini, semuanya teratasi. Saya bahkan merasa aplikasi GCam di Pixel Experience dengan kekuatan hardware Redmi Note 10 Pro adalah sesuatu yang sempurna.

Jika kalian ingin fitur bawaan MIUI bisa saja dengan menginstall ANX Camera. Tapi sampai tulisan ini dibuat, saya belum menemukan ANX Camera untuk Redmi Note 10 Pro yang stabil.

Perekaman video juga bagus, tidak ada kendala yang berarti, dan tidak ada yang disunat terkait kamera. Saya bahkan bisa dengan pede menunjukkan hasil jepretan saya menggunakan smartphone ini.

Walaupun ini bukan tentang Pixel Experience, tapi GCam tidak bisa dipisahkan dengan Google yang erat dengan Pixel Experience.

Update

Seperti beberapa Custom ROM official, Pixel Experience juga mendapatkan update, bahkan tersedia juga update OTA di bagian setting, sehingga kalian tidak perlu melakukannya secara manual di custom recovery.

Tapi saya pernah memiliki pengalaman buruk terkait hal ini. Karena kurang teliti, saya kehilangan semua data di internal memory ketika melakukan update. Jadi, saat ingin melakukan update, ada baiknya kalian melakukan backup data terlebih dahulu.

Tapi disamping itu, semua update yang diberikan sangat baik. Saat artikel ini ditulis, saya mendapat Android Security Patch bulan Januari, sangat update dibanding menggunakan beberapa Custom ROM bahkan Stock ROM lain.

Bug

Ada beberapa bug yang saya ketahui. Misalnya layar yg flickr karena mengaktifkan Extra Dim. Atau layar yang gelap saat muncul notifikasi.

Tapi saya secara pribadi belum merasakan hal itu. Sempat terjadi Flickr di layar Redmi Note 10 Pro saya, tapi itu berlangsung sebentar, dan saat saya coba flash update terbaru, langsung hal itu teratasi.

Apakah ada bug lain? mungkin saja. Tapi saya belum menemukan dan merasakannya dalam Redmi Note 10 Pro yang saya miliki.

Kesimpulan

Setelah kita membahas semua hal sebelumnya, saya akan coba menyimpulkan kelebihan dan kekurangan Pixel Experience di Redmi Note 10 Pro.

Kelebihan

Smooth, flawless, clan, dan pleasantly Stock Android. Belum pernah saya merasakan User Experience yang sangat mulus dan lancar seperti ini. Tidak menutup kemungkinan saya akan berpindah ke ROM yang menurut saya lebih baik Tapi sampai saat ini, Pixel Experience adalah yang terbaik.

Kekurangan

Minimnya kustomisasi membuat smartphone ini sangat mirip dengan Google Pixel, tapi membuat mereka yang ingin melakukan banyak hal jadi terbatas. Tidak ada aplikasi kamera bawaan yang tersedia juga mungkin bisa menjadi pertimbangan.

Semoga kalian mendapat sedikit masukan dan sudut pandang setelah membaca artikel ini.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak