Singkatnya, masih worth it dengan catatan.
Maksudnya? Smartphone ini sudah berumur 7 tahun tapi masih di dukung dengan
spesifikasi yang masih mumpuni sampai sekarang ini. Tapi karena usianya yang
sudah 7 tahun itu, beberapa teknologi lain sudah tertinggal dan tidak bisa
dipakai lagi.
Mari kita bahas kelemahan dan kelebihan
Redmi Note 2 di tahun 2022. Lalu kita bahas
apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kelemahan itu kalau kita tetap ingin
menggunakan Redmi Note 2 di 2022.
Kelebihan Redmi Note 2
1. Harga
Harga adalah faktor utama kenapa Smartphone ini diminati oleh banyak orang,
termasuk saya secara pribadi. Dengan harganya yang sekitar Rp 400-500 ribu
kita sudah bisa mendapat smartphone ini. Ketimbang membeli smartphone baru
dengan merk yang masih dipertanyakan, lebih baik memilih perangkat pintar
keluaran
Xiaomi yang sudah jelas pengalamannya.
2. Layar Full HD & Panel IPS
Poin nomor dua ini juga membuat saya masih geleng-geleng kepala. Di era
smartphone keluaran baru dengan harga di bawah 1 juta yang menggunakan layar
HD dan kadang menggunakan panel TFT, Redmi Note 2 sudah menggunakan layar
dengan panel IPS-LCD dan resolusi FHD 1920x1080. Gambar yang
dihasilkan sangat baik, tajam, dan reproduksi warnanya pun sudah oke.
3. Jaringan 4G LTE
Jaringan 4G sepertinya sudah wajib bagi smartphone zaman sekarang. Hadirnya
teknologi 4G di Redmi Note 2 juga membuat smartphone ini layak digunakan
sehari-hari.
4. WIFI & Hotspot 5 GHz
Ini yang paling membuat saya menggunakan smartphone ini. Layanan Wi-Fi 5GHz
dan Hotspot yang juga bisa dipancarkan di gelombang 5GHz membuat Redmi Note 2
cocok digunakan sebagai Wi-Fi Transmitter pengganti modem Orbit saya yang
kadang sulit saya bawa ke mana-mana.
Kekurangan Redmi Note 2
1. Baterai
Salah satu aspek yang membuat saya tidak bisa menggunakan Redmi Note 2 sebagai
Daily Driver saya adalah sektor baterai. Baterainya cukup kecil, 3060 mAh.
Pemakaian riilnya hanya sekitar 6 jam. Belum lagi kalau menggunakan Mobile
Data yang lebih boros.
2. Prosesor
Helio X10 sebenarnya bukan SoC yang jelek. Tapi karena basisnya hanya di
Cortex-A53 dengan 2.0 GHz clock speed membuat smartphone ini agak kewalahan
dengan aplikasi zaman sekarang.
3. Kamera
Kameranya sulit digunakan. Tidak cocok untuk point and shoot. Mungkin bisa
dipakai kalau cuma sekadar untuk foto dokumen atau laporan.
4. Versi Android
Redmi Note 2 hanya mendapat update sampai Android 5.0 Lollipop. Ini menjadikan
banyak aplikasi seperti YouTube, Whatsapp, OneDrive dan lainnya tidak bisa
berjalan dengan semestinya. Terlebih kita yang tidak begitu mengerti cara
mengatasinya.
Cara Mengatasi
Saya sudah menggunakan Redmi Note 2 selama lebih dari 6 bulan saat tulisan ini
dibuat. Dan berikut ini beberapa langkah yang saya ambil supaya tetap bisa
menggunakan Redmi Note 2 di 2022 sebagai Second-Hand Smartphone.
1. Baterai Third Party
Ada banyak baterai yang bisa dibeli untuk menggantikan baterai original. Tapi
sering kali baterai-baterai yang dijual di pasaran tidak punya kapasitas yang
riil sesuai dengan apa yang ditulis. Jadi saya memutuskan untuk membeli
baterai third party keluaran Rakki Panda. Memang harganya lebih mahal,
tapi hasilnya sekarang saya bisa pakai
Redmi Note 2 selama seharian, atau dua hari
kalau tidak terlalu sering digunakan.
2. Versi Android
Ada beberapa cara yang bisa kita buat ketika ingin mengatasi problem ini.
Beberapa di antaranya adalah meng-install Custom ROM atau menggunakan aplikasi
Android yang lebih lama sesuai dengan versi androidnya. Saya akan buatkan
tutorial bagaimana meng-install custom ROM di Redmi Note 2 dalam waktu
dekat.
Untuk mengunduh aplikasi Android yang lebih lama, cukup ketikan di Google
"[Nama Aplikasi] older version."
Lalu akan muncul beberapa situs yang menyediakan aplikasi tersebut di versi
sebelumnya yang sering kali bisa digunakan di Redmi Note 2

.jpg)